Caramakan.c0m – Masakan Palembang tidak hanya identik dengan pempek. Di balik kuliner yang sudah mendunia itu, ada berbagai hidangan tradisional dengan cita rasa yang tidak kalah menarik, salah satunya malbi ayam. Hidangan ini menawarkan perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma rempah yang kuat sehingga cocok menjadi sajian istimewa di meja makan.
Malbi ayam memiliki karakter kuah berwarna cokelat pekat yang berasal dari penggunaan kecap manis dan rempah. Ayam dimasak perlahan hingga bumbu meresap ke dalam daging. Proses tersebut membuat setiap potongan ayam terasa lebih kaya dan nikmat ketika disantap bersama nasi putih hangat.
Menariknya, bahan yang digunakan untuk membuat malbi ayam cukup mudah ditemukan. Dengan sedikit kesabaran saat proses memasak, hidangan khas Palembang ini dapat dibuat sendiri di rumah.
Bumbu Rempah Jadi Kunci Kelezatan
Untuk membuat malbi ayam, siapkan 500–750 gram ayam, bisa menggunakan bagian paha atau sayap sesuai selera. Selain itu, diperlukan 800 ml air atau santan encer jika menginginkan kuah yang lebih creamy.
Rasa manis diperoleh dari 4–5 sdm kecap manis dan ½ sdt gula merah. Tambahkan 1 sdt garam serta 1 sdt air asam jawa untuk memberikan keseimbangan rasa.
Sementara itu, bumbu halus terdiri dari 6–7 butir bawang merah, 3–4 siung bawang putih, ½ sdt merica bubuk, 2 cm jahe, 5 butir kemiri sangrai, 1 sdt ketumbar, dan ¼ sdt jintan.
Kekayaan aromanya semakin terasa dengan tambahan pala bubuk, cengkeh, kayu manis, serta daun salam. Lengkuas dan serai juga bisa digunakan untuk memberikan aroma rempah yang lebih kompleks.
Tumis Bumbu hingga Harum
Proses memasak dimulai dengan memanaskan 2 sdm minyak di dalam wajan. Masukkan bumbu halus bersama daun salam, serai, dan lengkuas jika digunakan. Tumis hingga bumbu matang dan mengeluarkan aroma harum.
Tahap ini tidak sebaiknya dilakukan terburu-buru. Bumbu yang matang akan menghasilkan aroma lebih kuat dan membuat rasa malbi semakin dalam.
Setelah bumbu harum, masukkan potongan ayam. Aduk hingga seluruh permukaan ayam berubah warna dan terbalut bumbu secara merata. Biarkan bumbu sedikit meresap sebelum cairan ditambahkan.
Masak Perlahan agar Bumbu Meresap
Tuangkan air atau santan encer secara perlahan sambil diaduk. Kemudian masukkan kecap manis, pala bubuk, cengkeh, kayu manis, garam, dan gula merah.
Tutup wajan dan masak menggunakan api kecil. Proses memasak secara perlahan membuat ayam menjadi lebih empuk sekaligus memberi kesempatan bagi rempah untuk meresap ke dalam daging.
Sesekali aduk masakan agar bagian bawah tidak gosong. Ketika ayam sudah empuk dan kuah mulai menyusut, tambahkan air asam jawa. Koreksi rasa dengan memperhatikan keseimbangan manis, gurih, asin, dan sedikit asam.
Lanjutkan memasak hingga kuah berubah menjadi lebih kental dan melapisi potongan ayam.
Sentuhan Kelapa Sangrai dan Bawang Goreng
Bagi pencinta rasa rempah yang lebih kuat, malbi dapat dibuat semakin “medok” dengan menambahkan kelapa parut sangrai yang telah dihaluskan. Bahan tersebut akan memberikan tekstur sekaligus rasa gurih yang lebih kaya.
Setelah matang, angkat malbi ayam dan pindahkan ke mangkuk saji. Taburkan bawang goreng di atasnya agar memberikan aroma dan tekstur renyah saat disantap.
Malbi ayam paling nikmat disajikan dalam keadaan hangat bersama nasi putih. Perpaduan nasi yang pulen dengan kuah malbi yang manis, gurih, dan kaya rempah membuat hidangan sederhana terasa begitu istimewa.
Tips Membuat Malbi Ayam Lebih Nikmat
Jika menginginkan tekstur ayam yang lebih padat dan cita rasa gurih, ayam kampung bisa menjadi pilihan. Sementara itu, penggunaan kelapa sangrai cocok bagi yang menyukai kuah lebih kental dan beraroma.
Malbi ayam juga dapat disimpan di dalam kulkas selama 2–3 hari. Saat akan disantap kembali, cukup panaskan hingga benar-benar hangat.
Dengan proses memasak yang sederhana namun membutuhkan sedikit kesabaran, malbi ayam menjadi salah satu pilihan menarik untuk menghadirkan cita rasa khas Palembang di rumah. Sweet, gurih, dan penuh rempah, hidangan ini cocok disantap bersama keluarga maupun disajikan saat ada momen spesial.
