Caramakan.com – Martabak manis selalu punya tempat sendiri di hati pecinta camilan. Teksturnya yang lembut, bagian dalam yang bersarang, ditambah topping manis dan gurih membuat makanan ini cocok disantap kapan saja.
Tidak harus membeli di luar, martabak manis juga bisa dibuat sendiri di rumah. Dengan bahan yang sederhana, adonan ini dapat dimasak menggunakan teflon atau cetakan martabak mini dan menghasilkan sekitar 12–15 buah.
Bahan yang Perlu Disiapkan
Untuk membuat martabak manis mini, siapkan:
- 250 g tepung terigu
- 50 g gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 1 sdt ragi instan
- 1/2 sdt baking powder
- 1 butir telur
- 300–350 ml air hangat, tuang secara bertahap
- 1 sdm margarin atau mentega, lelehkan
- 1/4 sdt vanili, opsional
- 1/2 sdt soda kue atau baking soda, larutkan dengan 1 sdm air
Untuk topping, pilihan bisa disesuaikan dengan selera. Mulai dari margarin, gula pasir, meses, keju parut, susu kental manis (SKM), hingga cokelat leleh.
Awali dengan Mengaktifkan Ragi
Langkah pertama adalah mengaktifkan ragi agar adonan nantinya dapat mengembang dengan baik. Campurkan ragi dengan 2–3 sdm air hangat dan 1 sdt gula.
Aduk hingga tercampur, kemudian tutup dan diamkan selama 5–10 menit. Ragi yang aktif biasanya akan menghasilkan buih di permukaan.
Setelah itu, siapkan wadah lain untuk membuat adonan utama. Campurkan tepung terigu, sisa gula, garam, baking powder, dan vanili. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
Buat Adonan hingga Halus
Tuangkan air hangat sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Konsistensi yang dicari adalah adonan yang halus dan cukup kental, kurang lebih seperti adonan pancake.
Masukkan telur dan margarin yang telah dilelehkan, lalu aduk hingga rata. Setelah itu, tuangkan larutan ragi yang sebelumnya sudah diaktifkan.
Terakhir, masukkan larutan soda kue. Aduk sebentar saja agar adonan tidak kehilangan daya mengembangnya.
Diamkan hingga Muncul Buih
Tutup wadah menggunakan kain atau plastik. Diamkan adonan selama 30–60 menit di tempat yang hangat.
Selama didiamkan, adonan akan mengembang dan mulai dipenuhi buih-buih kecil. Kondisi ini menjadi salah satu tanda adonan siap digunakan.
Sebelum dicetak, aduk adonan secara perlahan.
Cetak dengan Api Kecil
Panaskan cetakan martabak mini atau teflon kecil menggunakan api kecil. Olesi permukaannya dengan sedikit margarin.
Tuangkan sekitar 1 sendok sayur adonan atau kira-kira 3/4 tinggi cetakan. Tekan sedikit bagian pinggir adonan agar terbentuk bagian “bibir” khas martabak.
Biarkan martabak dimasak dengan api kecil hingga permukaannya mulai dipenuhi lubang-lubang kecil.
Saat lubang mulai terzbentuk, taburkan sedikit gula pasir di atasnya. Kemudian tutup cetakan dan lanjutkan memasak hingga matang. Bagian atas martabak tidak lagi terlihat basah ketika sudah siap diangkat.
Topping Sesuai Selera
Begitu martabak matang, segera angkat dan olesi permukaannya dengan margarin saat masih panas. Setelah itu, tambahkan topping sesuai selera.
Meses, keju parut, dan SKM menjadi pilihan klasik yang mudah dibuat. Bagi yang menyukai rasa lebih kaya, cokelat leleh juga bisa menjadi alternatif.
Martabak paling nikmat disantap dalam kondisi hangat, ketika teksturnya masih lembut dan bagian dalamnya terasa empuk.
Tips agar Martabak Tidak Gagal
Ada beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan agar martabak manis mini tetap lembut dan bersarang.
Pertama, gunakan api kecil selama proses memasak agar bagian dalam matang sempurna tanpa membuat bagian bawah cepat gosong. Kedua, pastikan cetakan sudah benar-benar panas sebelum adonan dituangkan.
Selain itu, hindari terlalu sering mengaduk adonan setelah ragi dan soda kue dimasukkan. Adonan yang terlalu banyak diaduk dapat memengaruhi hasil akhir martabak.
Dengan bahan yang mudah ditemukan dan proses yang cukup sederhana, martabak manis mini bisa menjadi pilihan camilan rumahan yang praktis. Tinggal siapkan topping favorit, lalu nikmati martabak hangat buatan sendiri bersama keluarga.
