By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Info Dunia Kuliner Info Dunia Kuliner Info Dunia Kuliner
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Cara Makan
  • Restoran
  • Khas Nusantara
  • Inspirasi
  • Resep
  • News
    • Tips
    • Mancanegara
    • Kesehatan
    • Wisata
  • Author
Reading: Rahasia Martabak Telur Rumahan Gurih, Renyah, dan Mudah Dibuat Sendiri
Share
Font ResizerAa
Info Dunia Kuliner Info Dunia Kuliner
Cari Artikel Lain
  • Home
  • Cara Makan
  • Restoran
  • Khas Nusantara
  • Inspirasi
  • Resep
  • News
    • Mancanegara
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Tips
  • Author
Follow US
  • Complaint
  • Advertise
©2024 Cara Makan
Info Dunia Kuliner > Blog > Resep > Rahasia Martabak Telur Rumahan Gurih, Renyah, dan Mudah Dibuat Sendiri
Resep

Rahasia Martabak Telur Rumahan Gurih, Renyah, dan Mudah Dibuat Sendiri

salwa By salwa Published 26/04/2026
Share
martabak telur
SHARE

Caramakan.com – Ada sesuatu yang selalu terasa akrab ketika aroma martabak telur mulai memenuhi dapur. Bukan sekadar wangi bawang dan daging yang ditumis, tapi juga memori tentang malam hari, lampu gerobak di pinggir jalan, dan bunyi khas adonan yang bersentuhan dengan minyak panas. Di banyak kota, termasuk Jember, martabak telur bukan hanya makanan—ia adalah pengalaman rasa yang sederhana, merakyat, dan selalu dirindukan.

Cek Daftar Isi
Bahan kulit martabak (sederhana)Bahan isian martabak telur1. Membuat kulit martabak2. Menyiapkan isian3. Membentuk dan memasak martabak4. Penyajian

Namun siapa sangka, di balik tampilannya yang terlihat “wah” seperti jajanan luar, martabak telur sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang sangat umum. Bahkan, mungkin sebagian besar bahannya sudah tersedia di dapur. Resep berikut membuktikan bahwa menghadirkan martabak telur ala abang-abang tidak harus selalu keluar rumah.

Bahan kulit martabak (sederhana)

  • 250 g tepung terigu protein tinggi
  • ½ sdt garam
  • 150–180 ml air (sesuaikan sampai kalis)
  • 2–3 sdm minyak goreng (untuk ulenan dan rendaman)
  • Minyak goreng secukupnya untuk merendam adonan (opsional, supaya elastis).

Bahan isian martabak telur

  • 3 butir telur ayam, kocok lepas
  • 150 g daging cincang (sapi/ayam)
  • 1 buah bawang bombai kecil, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 2–3 batang daun bawang, iris halus
  • ½ sdt garam (sesuaikan selera)
  • ¼–½ sdt merica bubuk
  • ½ sdt kaldu bubuk
  • 1 sdt bubuk kari (opsional, agar aroma lebih khas martabak)

Cerita membuat martabak telur biasanya dimulai dari satu hal penting: adonan kulit. Di sinilah letak seni yang sering dianggap sulit, padahal sebenarnya hanya butuh kesabaran dan sedikit “rasa”. Tepung, garam, dan air dipertemukan dalam satu wadah, lalu diuleni perlahan hingga berubah dari butiran kasar menjadi adonan yang lembut dan menyatu.

1. Membuat kulit martabak

  • Campur tepung terigu, garam, dan sedikit minyak.
  • Tambahkan air sedikit-sedikit sambil diuleni hingga kalis dan elastis.
  • Bentuk bulat, beri sedikit minyak, letakkan di wadah, tutup, diamkan minimal 30–60 menit (bisa lebih lama agar lebih lentur).

Proses mendiamkan adonan ini sering diremehkan, padahal justru di sinilah keajaiban terjadi. Waktu membuat gluten dalam tepung berkembang, sehingga adonan menjadi lentur dan mudah ditipiskan. Kalau pernah melihat abang martabak “mengibas” adonan hingga melebar tipis seperti kain, itu bukan sulap—itu hasil dari adonan yang cukup istirahat.

Sambil menunggu adonan, dapur mulai dihidupkan oleh proses berikutnya: membuat isian. Inilah bagian yang paling menggoda, karena aroma mulai bermain.

2. Menyiapkan isian

  • Tumis bawang putih hingga harum, masukkan bawang bombai, tumis hingga layu.
  • Masukkan daging cincang, aduk rata hingga matang dan airnya berkurang.
  • Tambahkan daun bawang, garam, merica, kaldu bubuk, dan bubuk kari. Aduk rata, matikan api, sisihkan hingga dingin.
  • Di mangkuk terpisah, kocok lepas telur, campurkan tumisan daging, aduk rata.

Saat bawang putih mulai mengeluarkan aroma harum, disusul bawang bombai yang perlahan menjadi transparan, dapur berubah menjadi ruang yang hangat dan hidup. Daging cincang yang masuk kemudian menyatu dengan bumbu, menciptakan rasa gurih yang dalam. Tambahan bubuk kari, meski opsional, memberikan sentuhan khas yang langsung mengingatkan pada martabak kaki lima.

Yang menarik, campuran telur dan tumisan ini bukan hanya soal rasa, tapi juga tekstur. Telur akan mengikat semua bahan, menciptakan isian yang lembut namun tetap padat saat matang.

Setelah semua siap, saatnya masuk ke tahap yang paling “menantang” sekaligus menyenangkan: membentuk martabak.

3. Membentuk dan memasak martabak

  • Ambil sedikit adonan kulit, pipihkan dengan telapak tangan atau giling sampai tipis dan melebar (bentuk bulat atau persegi).
  • Taruh adonan telur di atas kulit, lalu lipat seperti amplop atau gulung sesuai selera (bisa dibuat bentuk seperti risoles juga untuk versi lebih simpel).
  • Panaskan sedikit minyak di teflon/wajan datar, masukkan martabak, masak perlahan hingga bagian bawah agak kering.
  • Balik, tekan-tekan sedikit dengan sendok, masak hingga matang dan agak kecokelatan.

Di tahap ini, banyak orang merasa ragu karena takut adonan robek atau isian tumpah. Padahal, kuncinya sederhana: jangan terlalu tegang. Adonan yang sudah lentur akan mengikuti gerakan tangan. Jika belum terlalu tipis, tidak masalah—yang penting matang merata.

Saat martabak mulai menyentuh wajan panas, bunyi “desis” kecil terdengar. Minyak perlahan membuat permukaan kulit berubah warna, dari pucat menjadi keemasan. Aroma yang keluar saat ini adalah perpaduan sempurna antara gorengan, daging, dan rempah.

Membalik martabak juga punya sensasi tersendiri. Dengan hati-hati, sisi yang sudah kecokelatan diangkat, lalu dibalik. Sedikit tekanan dengan sendok membantu memastikan bagian dalam matang sempurna. Ini bukan hanya soal teknik, tapi juga intuisi—melihat warna, mendengar suara, dan mencium aroma.

Dan akhirnya, sampailah pada momen yang paling ditunggu.

4. Penyajian

  • Potong kecil-kecil, sajikan dengan saus sambal, acar timun, atau kecap manis.
  • Untuk versi lebih renyah, bisa digoreng dalam minyak lebih banyak (deep-fry) sampai kecokelatan.

Martabak yang sudah matang dipotong-potong menjadi bagian kecil. Saat pisau menembus lapisan kulit, terdengar bunyi renyah yang halus. Di dalamnya, isian telur dan daging terlihat padat, berwarna kuning keemasan dengan sentuhan hijau dari daun bawang.

Disajikan dengan acar timun segar, saus sambal, atau kecap manis, martabak ini langsung naik kelas. Ada keseimbangan rasa: gurih dari isian, renyah dari kulit, segar dari acar, dan sedikit manis atau pedas dari pelengkap.

Menariknya, membuat martabak telur di rumah bukan hanya soal hasil akhir, tapi juga prosesnya. Ada rasa puas ketika adonan berhasil dibuat lentur, ketika isian terasa pas di lidah, dan ketika martabak pertama keluar dari wajan dengan bentuk yang “lumayan rapi”.

Di Jember atau kota mana pun, resep seperti ini juga punya nilai lain: fleksibilitas. Tidak harus selalu pakai daging sapi, bisa diganti ayam. Tidak ada bawang bombai? Bisa tetap enak tanpa itu. Bahkan bentuknya pun tidak harus sempurna seperti di gerobak—yang penting rasanya tetap juara.

Bagi sebagian orang, memasak martabak telur di rumah mungkin awalnya terasa merepotkan. Tapi sekali mencoba, biasanya justru ketagihan. Karena ternyata, makanan yang selama ini dianggap “jajanan luar” bisa menjadi hidangan hangat di rumah sendiri.

Lebih dari itu, ada sesuatu yang berbeda ketika makanan dibuat sendiri. Setiap langkahnya punya cerita. Dari menguleni adonan, menunggu dengan sabar, hingga menikmati hasilnya bersama keluarga.

Martabak telur rumahan ini akhirnya bukan hanya soal rasa gurih dan tekstur renyah, tapi juga tentang menghadirkan momen. Momen sederhana di dapur, yang perlahan berubah menjadi kenangan.

Dan mungkin, di suatu malam yang santai, ketika hujan turun atau angin berhembus pelan, sepiring martabak telur hangat bisa menjadi teman terbaik menghadirkan rasa nyaman yang tidak selalu bisa dijelaskan, tapi selalu bisa dirasakan.

You Might Also Like

Resep Tumis Ikan Nila\tumeh eungkot nila masakan khas aceh

Bubur Ayam Hangat ala Rumahan, Gurihnya Bikin Pagi Lebih Nikmat

Resep Kue Bawang Gunting Gurih dan Renyah, Camilan Wajib Saat Lebaran

Bubur Manado, Sajian Resep Tinutuan dari Sulawesi Utara

Cara Mudah Membuat Sempol Ayam Gurih dan Anti Gagal di Rumah

TAGGED:cara membuat martabakmakanan indonesiamartabak telurresep martabak
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article seblak Seblak Kuah Pedas Gurih, Rahasia Nikmatnya Jajanan Sederhana yang Bikin Nagih
Next Article Nugget ayam McD pakai resep devina Resep Nugget Ayam Homemade Lembut dan Juicy, Bisa Stok di Freezer!

Recent Posts

  • Ayam Masak Lemak Chili Api (Malaysia), Pedas Nikmat dengan Kuah Kental Menggoda
  • Resep Thai Tea Ala Rumahan, Minuman Creamy Segar yang Mudah Dibuat dan Cocok untuk Jualan
  • Bubur Terasi khas Pandeglang Banten, Hangat dan Cocok untuk Sarapan
  • Menekraf: Komunitas Jadi Kunci Sukses Pengembangan Kuliner Lokal dan IP Kreatif
  • Tempe Mendol Praktis 30 Menit, Sajian Sederhana dengan Cita Rasa Istimewa
  • Resep Nasu Likku Ayam Masak Lengkuas Khas Bugis, Harum Serai
  • Cara Membuat Cilok Kanji Anti Alot, Hasilnya Kenyal, Gurih, dan Tetap Empuk Meski Dingin

Web Syndication

  • DestinasiIndonesia.com
  • PromoUKM.com
  • SeputarHalal.com
  • InilahKita.com
  • CaraSehat.net
  • IndonesiaSentris.com
  • BeasiswaKampus.com

Artikel Lain

sayur lodeh
Resep

Sayur Lodeh Tempe Praktis: Menu Sehari-hari dengan Cita Rasa Nusantara

salwa salwa 22/02/2026
Bihun Laksa Singapore
Resep

Resep Bihun Kuah laksa (Singapore) Gurih, Hangat dan Kaya Rempah

salma salma 13/05/2026
kastengel
Resep

Resep Kastengel Ekonomis dengan Aroma Keju yang Menggugah Selera

salwa salwa 29/05/2026
sate
Resep

Rahasia Sate Ayam Ala Rumahan yang Empuk dan Gurih, Simpel tapi Bikin Nagih

salwa salwa 24/02/2026
Show More

Logo Website Cara Makan

CARAMAKAN.com mengulas seputar makanan, tempat kuliner, khas daerah. Kami menerima artikel resep atau review kuliner. Kirim ke
08129 717 6001 atau caramakan2024@gmail.com.

 

Categories

  • Cara Makan
  • Cari Makan
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Khas Nusantara
  • Mancanegara
  • News
  • Resep
  • Tips
  • Uncategorized
  • Wisata

Jasa Publikasi

Promo UKM | Wisata Indonesia | Inilah Kita | Beasiswa Kampus | Indonesia Sentris | Seputar Rumah | Seputar Keamanan | Kota Surabaya | Info Nasional | Info Perkotaan | Ini Bekasi | Suara Muslim | Seputar Masjid | Seputar Halal | Seputar Pesantren | Seputar Kuliner | Seputar Kesehatan

Tentang Cara Makan

Author
About
Kontak
Disclaimer
Term & Condition
Pedoman Siber

Info Dunia Kuliner Info Dunia Kuliner
Follow US
©2024 Cara Makan
Logo Website Cara Makan
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?