Caramakan.com – Ada alasan mengapa pentol telur goreng begitu mudah mencuri perhatian. Bentuknya kecil, teksturnya kenyal, bagian luarnya dibalut telur yang gurih, lalu semakin nikmat ketika dicocol saus pedas. Jajanan sederhana ini sering menjadi teman nongkrong atau camilan sore yang harganya ramah di kantong.
Kabar baiknya, membuat pentol telur goreng tidak membutuhkan bahan yang rumit. Dengan perpaduan tepung terigu dan tapioka, adonan bisa menghasilkan pentol yang kenyal. Setelah itu, pentol digoreng kembali bersama telur berbumbu hingga permukaannya kecokelatan dan harum.
Adonan Pentol Jadi Fondasi Utama
Untuk membuat pentol, siapkan 10 sdm tepung terigu dan 10 sdm tepung tapioka. Campurkan keduanya dengan ½ sdt kaldu bubuk serta ½ sdt garam. Tambahkan irisan daun bawang dan seledri untuk memberikan aroma yang lebih segar.
Tuangkan 100 ml air panas sedikit demi sedikit sambil adonan diaduk. Jangan langsung menuangkan seluruh air karena tingkat kelembapan tepung bisa berbeda. Hentikan penambahan air ketika adonan sudah kalis dan dapat dibentuk tanpa terlalu lengket di tangan.
Setelah tercampur rata, ambil sedikit adonan lalu bulatkan menjadi ukuran kecil. Ukuran pentol bisa disesuaikan dengan selera, tetapi bentuk yang tidak terlalu besar akan membuatnya lebih mudah matang.
Goreng Pentol hingga Matang
Panaskan minyak dengan api kecil hingga sedang. Masukkan bulatan pentol secara perlahan dan jangan memenuhi wajan agar suhu minyak tetap terjaga.
Goreng sampai pentol matang dan berubah menjadi kekuningan. Setelah itu, angkat dan tiriskan. Pada tahap ini, pentol sebenarnya sudah bisa disantap dengan saus, tetapi prosesnya belum selesai.
Daya tarik utama jajanan ini justru muncul ketika pentol bertemu dengan lapisan telur.
Balutan Telur yang Gurih
Siapkan 2 butir telur ayam, lalu kocok lepas. Tambahkan irisan daun bawang dan seledri, ⅓ sdt kaldu bubuk, ⅓ sdt garam, serta ⅓ sdt lada bubuk. Aduk hingga semua bahan menyatu.
Celupkan pentol yang sudah digoreng ke dalam kocokan telur. Pastikan seluruh permukaannya terlapisi sebelum kembali memasukkannya ke dalam minyak panas.
Goreng sampai telur matang dan berubah warna menjadi kecokelatan. Aroma telur, daun bawang, dan lada akan membuat dapur terasa seperti sedang memasak jajanan kaki lima.
Sajikan dengan Saus Favorit
Setelah matang, angkat pentol telur dan tiriskan. Jika ingin tampilannya lebih mirip jajanan pedagang, tusuk beberapa pentol menggunakan tusuk sate.
Sajikan selagi hangat bersama saus sambal, saus kacang, atau bumbu tabur. Sensasi kenyal dari pentol berpadu dengan lapisan telur yang gurih membuat camilan ini cocok disantap kapan saja.
Tips agar Pentol Kenyal dan Tidak Gagal
Kunci pertama ada pada penggunaan air panas. Tuangkan secara bertahap agar tekstur adonan tetap mudah dikontrol. Api juga perlu diperhatikan saat menggoreng. Gunakan api kecil agar bagian dalam pentol matang merata tanpa membuat lapisan luarnya cepat gosong.
Jika menginginkan tekstur yang lebih kenyal, sedikit baking soda dapat ditambahkan ke dalam adonan. Pentol juga bisa dikreasikan dengan isian seperti potongan tahu, kentang, atau bakso.
Dengan bahan sederhana dan proses yang tidak terlalu panjang, pentol telur goreng bisa menjadi camilan rumahan yang murah tetapi tetap terasa spesial. Tidak perlu menunggu lewat depan pedagang kaki lima—dengan wajan dan beberapa bahan di dapur, jajanan favorit ini sudah bisa hadir dalam versi buatan sendiri.
