Noum Kong merupakan salah satu camilan tradisional khas Kamboja yang memiliki cita rasa manis dengan tekstur unik. Sekilas tampilannya menyerupai donat, namun dibuat menggunakan tepung ketan sehingga menghasilkan bagian dalam yang kenyal dan bagian luar yang renyah. Keistimewaan lainnya terletak pada lapisan karamel yang dipadukan dengan wijen sangrai, memberikan sensasi gurih dan manis dalam setiap gigitan.
Kue tradisional ini cukup populer sebagai camilan keluarga maupun hidangan saat perayaan tertentu di Kamboja. Kini, Noum Kong juga mulai banyak dicoba oleh pencinta kuliner Asia Tenggara karena cara pembuatannya relatif sederhana dan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan.
Jika Anda ingin menghadirkan camilan yang berbeda dari donat biasa, resep Noum Kong berikut bisa menjadi pilihan menarik untuk dicoba di rumah.
Mengenal Noum Kong, Donat Ketan Khas Kamboja
Berbeda dengan donat pada umumnya yang menggunakan tepung terigu dan ragi, Noum Kong dibuat dari tepung ketan. Penggunaan tepung ketan menghasilkan tekstur yang lebih padat, kenyal, sekaligus lembut setelah digoreng.
Nama “Noum Kong” sendiri merujuk pada bentuknya yang menyerupai cincin atau gelang. Setelah matang, donat kemudian dilapisi karamel gula yang mengeras dan ditaburi wijen sangrai sehingga menghasilkan perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma khas yang menggugah selera.
Resep ini juga cocok bagi Anda yang ingin mencoba sajian tradisional Asia tanpa harus menggunakan bahan yang rumit.
Bahan-Bahan
Bahan Donat
- 200 gram tepung ketan
- 30 gram tepung gula
- 1/4 sdt garam
- 60 gram Fibercreme
- 100 ml air
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
Bahan Glaze
- 400 gram gula pasir
- 60 ml air
- 2–3 sdm wijen sangrai
Cara Membuat
1. Siapkan Adonan
Campurkan tepung ketan, tepung gula, garam, dan Fibercreme ke dalam wadah. Aduk hingga semua bahan tercampur merata.
Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar adonan menyatu dengan baik.
2. Uleni Hingga Kalis
Setelah seluruh bahan tercampur, uleni adonan hingga menjadi padat dan tidak lengket di tangan.
Apabila adonan terasa terlalu kering, tambahkan sedikit air. Sebaliknya, jika terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung ketan.
3. Bentuk Adonan
Bagi adonan menjadi delapan bagian sama besar.
Bulatkan setiap adonan hingga permukaannya halus. Bila adonan mulai kering saat dibentuk, basahi tangan dengan sedikit air agar proses pembentukan lebih mudah.
4. Bentuk Menjadi Donat
Lubangi bagian tengah setiap bulatan sehingga menyerupai bentuk donat.
Lakukan secara perlahan karena adonan tepung ketan cenderung lebih rapuh dibandingkan adonan donat biasa.
Tips Agar Donat Tidak Pecah Saat Digoreng
Tahap menggoreng menjadi salah satu kunci keberhasilan membuat Noum Kong.
Panaskan minyak terlebih dahulu, kemudian kecilkan api sebelum memasukkan adonan. Biarkan donat matang perlahan hingga bagian luar mulai mengeras.
Setelah warna donat berubah sedikit kecokelatan, besarkan api menjadi sedang agar warna menjadi lebih cantik dan teksturnya semakin renyah.
Hindari langsung menggunakan api sedang atau besar sejak awal karena adonan bisa pecah bahkan meletus akibat suhu minyak yang terlalu tinggi.
Setelah matang, angkat dan tiriskan hingga minyak benar-benar berkurang.
Membuat Glaze Karamel
Masukkan gula dan air ke dalam wajan.
Masak menggunakan api sedang tanpa diaduk.
Cukup goyangkan wajan sesekali agar gula meleleh secara merata.
Masak hingga berubah menjadi karamel berwarna cokelat tua.
Setelah mencapai warna yang diinginkan, segera angkat dari kompor.
Masukkan wijen sangrai ke dalam karamel, lalu aduk perlahan hingga tercampur rata.
Melapisi Donat dengan Karamel
Ambil satu buah donat yang telah dingin.
Celupkan atau letakkan sebagian permukaan donat ke dalam karamel hingga terlapisi.
Lakukan langkah yang sama pada seluruh donat.
Diamkan beberapa saat hingga lapisan karamel mengeras sempurna.
Setelah mengeras, Noum Kong siap disajikan.
Tips Membuat Noum Kong Lebih Sempurna
Beberapa hal berikut dapat membantu menghasilkan Noum Kong yang lebih lezat.
- Gunakan tepung ketan berkualitas agar tekstur tetap kenyal.
- Sangrai wijen terlebih dahulu supaya aromanya lebih harum.
- Jangan mengaduk karamel saat dimasak karena dapat menyebabkan gula mengkristal.
- Pastikan donat tidak terlalu panas saat dilapisi karamel agar lapisannya menempel sempurna.
- Simpan dalam wadah tertutup setelah dingin agar kerenyahannya tetap terjaga.
Cocok untuk Berbagai Kesempatan
Noum Kong bisa dinikmati sebagai camilan sore bersama teh atau kopi hangat. Perpaduan tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam membuat kue ini cocok disajikan untuk keluarga maupun tamu.
Selain itu, tampilannya yang mengilap berkat lapisan karamel menjadikannya menarik sebagai suguhan saat acara keluarga, perayaan, atau hampers makanan tradisional.
Cita Rasa Tradisional yang Tetap Relevan
Meski berasal dari resep tradisional Kamboja, Noum Kong tetap mampu bersaing dengan berbagai camilan modern. Kesederhanaan bahan, teknik pembuatan yang mudah dipelajari, serta rasa yang unik membuat makanan ini layak dicoba oleh siapa saja.
Perpaduan tepung ketan, karamel manis, dan wijen sangrai menghadirkan sensasi rasa yang berbeda dari donat pada umumnya. Dengan mengikuti setiap langkah secara tepat, Anda dapat menyajikan Noum Kong yang renyah, kenyal, dan menggugah selera langsung dari dapur rumah sendiri.
