By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Info Dunia Kuliner Info Dunia Kuliner Info Dunia Kuliner
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Cara Makan
  • Restoran
  • Khas Nusantara
  • Inspirasi
  • Resep
  • News
    • Tips
    • Mancanegara
    • Kesehatan
    • Wisata
  • Author
Reading: Kerak Telor Betawi, Jajanan Tradisi yang Bertahan Zaman
Share
Font ResizerAa
Info Dunia Kuliner Info Dunia Kuliner
Cari Artikel Lain
  • Home
  • Cara Makan
  • Restoran
  • Khas Nusantara
  • Inspirasi
  • Resep
  • News
    • Mancanegara
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Tips
  • Author
Follow US
  • Complaint
  • Advertise
©2024 Cara Makan
Info Dunia Kuliner > Blog > Resep > Kerak Telor Betawi, Jajanan Tradisi yang Bertahan Zaman
Resep

Kerak Telor Betawi, Jajanan Tradisi yang Bertahan Zaman

salwa By salwa Published 04/02/2026
Share
kerak telor
dok.dapurkobe.co.id
SHARE

Caramakan.com – Kerak telor bukan sekadar jajanan kaki lima. Di balik aroma kelapa sangrai yang menggoda dan bunyi “kres” saat keraknya terlepas dari wajan, tersimpan cerita panjang tentang identitas Betawi, tentang Jakarta sebelum gedung-gedung tinggi mendominasi langitnya. Makanan sederhana berbahan ketan dan telur ini telah menjadi saksi perubahan zaman, namun rasanya tetap setia pada tradisi.

Cek Daftar Isi
Cita Rasa yang Dibangun dari KesederhanaanBumbu: Jiwa dari Kerak TelorDari Pasar ke Dapur RumahLebih dari Sekadar JajananFleksibel dan Bersahabat

Di sudut-sudut Jakarta tempo dulu, kerak telor lazim ditemui di hajatan rakyat, pasar malam, hingga perayaan besar seperti Pekan Raya Jakarta. Penjualnya memasak dengan tungku arang, mengenakan pakaian adat Betawi, dan menyajikan kerak telor dengan gerakan khas: wajan dibalik menghadap bara api agar bagian atas matang sempurna tanpa minyak berlebih. Teknik ini menghasilkan tekstur unik—bagian bawah gosong renyah, bagian atas lembut dan gurih.

Kini, kerak telor tak lagi terbatas di ruang-ruang festival. Dengan adaptasi alat dan cara memasak, jajanan khas Betawi ini bisa dihadirkan di dapur rumah. Meski menggunakan teflon alih-alih tungku arang, esensi rasanya tetap bisa dipertahankan. Resep rumahan ini menjadi jembatan antara tradisi dan kehidupan modern, memungkinkan siapa pun merasakan Jakarta dalam sepiring hidangan.

Cita Rasa yang Dibangun dari Kesederhanaan

Kekuatan kerak telor terletak pada bahan-bahannya yang sederhana, namun saling menguatkan. Beras ketan putih menjadi fondasi utama. Berbeda dengan nasi biasa, ketan memiliki tekstur lengket yang ketika dimasak hingga kering akan menghasilkan kerak padat dan gurih. Ketan inilah yang memberi karakter “kerak” pada kerak telor.

Telur—baik telur bebek maupun ayam—menjadi unsur pengikat sekaligus pemberi rasa gurih alami. Telur bebek umumnya dipilih karena rasanya lebih kaya dan teksturnya lebih creamy, namun telur ayam juga tetap menghasilkan kerak telor yang lezat dan lebih ringan. Pilihan ini sering kali menyesuaikan ketersediaan dan selera keluarga.

Elemen penting lainnya adalah serundeng kelapa. Kelapa parut muda yang disangrai hingga kecokelatan ini menyumbang aroma harum dan rasa gurih manis yang khas. Tanpa serundeng, kerak telor akan kehilangan identitasnya. Inilah komponen yang membuat kerak telor berbeda dari olahan telur dan ketan lainnya.

Bumbu: Jiwa dari Kerak Telor

Jika bahan utama adalah tubuhnya, maka bumbu adalah jiwa kerak telor. Bawang putih dan bawang merah membangun dasar rasa, cabai keriting merah memberi sentuhan pedas yang hangat, sementara kencur menghadirkan aroma khas Nusantara yang langsung dikenali. Merica dan garam menyempurnakan keseimbangan rasa, dengan tambahan kaldu bubuk untuk mempertegas gurihnya.

Tak kalah penting adalah ebi atau udang kering yang disangrai dan dihaluskan. Ebi memberi lapisan rasa umami yang dalam, membuat kerak telor terasa “berisi” meski tanpa daging. Bawang goreng kering kemudian ditaburkan sebagai penutup, menambah aroma dan tekstur renyah.

Perpaduan bumbu ini mencerminkan karakter masakan Betawi: berani rasa, namun tetap membumi. Tidak terlalu rumit, tetapi kaya dan berlapis.

Dari Pasar ke Dapur Rumah

Membuat kerak telor di rumah bukan berarti menghilangkan keistimewaannya. Prosesnya justru menjadi pengalaman tersendiri, terutama ketika aroma ketan dan kelapa mulai memenuhi dapur.

Langkah pertama adalah merendam beras ketan putih selama sekitar dua jam. Proses ini penting agar ketan lebih cepat matang dan teksturnya empuk saat dimasak. Setelah direndam, ketan ditiriskan hingga tidak ada air tersisa.

Panaskan wajan teflon dengan api sedang, lalu masukkan ketan bersama sekitar 100 ml air dan sedikit minyak. Aduk perlahan hingga ketan setengah matang dan air menguap. Pada tahap ini, ketan mulai lengket dan menyatu, namun belum sepenuhnya kering. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar lima menit.

Ketika ketan sudah siap, kecilkan api. Pecahkan satu butir telur langsung di atas ketan, lalu tambahkan satu sendok makan bumbu halus, serundeng, ebi, dan bawang goreng. Ratakan perlahan agar telur menyelimuti permukaan ketan secara merata.

Masak dengan api kecil hingga telur set dan bagian bawah mulai mengering serta sedikit gosong. Inilah momen krusial yang menentukan kualitas kerak. Terlalu cepat diangkat, kerak belum terbentuk. Terlalu lama, bisa hangus dan pahit.

Untuk meniru teknik tradisional, wajan bisa dibalik sebentar agar panas mengenai bagian atas telur. Lakukan dengan hati-hati dan cepat. Setelah matang sempurna, angkat dan taburi serundeng tambahan. Kerak telor siap disajikan selagi hangat.

Lebih dari Sekadar Jajanan

Kerak telor bukan hanya soal rasa, tetapi juga memori kolektif. Bagi sebagian orang, kerak telor mengingatkan pada masa kecil, pada jalanan Jakarta yang lebih lengang, pada suara penjual yang memanggil pembeli dengan logat Betawi kental. Setiap gigitan seolah membawa potongan sejarah kota ini.

Dalam konteks kuliner, kerak telor juga mencerminkan kearifan lokal. Ia lahir dari bahan-bahan yang mudah didapat, diolah dengan teknik sederhana, namun menghasilkan rasa yang kompleks. Ini adalah contoh bagaimana budaya makan tradisional mampu bertahan tanpa harus bergantung pada bahan mahal atau teknologi canggih.

Versi rumahan kerak telor membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan kuliner Betawi. Dengan memasaknya sendiri, nilai tradisi tidak hanya dinikmati, tetapi juga dipahami. Ada proses, ada kesabaran, dan ada cerita di baliknya.

Fleksibel dan Bersahabat

Resep kerak telor rumahan juga bersifat fleksibel. Tingkat kepedasan bisa disesuaikan, begitu pula pilihan telur. Bahkan beberapa orang menambahkan keju atau daging cincang sebagai sentuhan modern. Meski demikian, menjaga komposisi dasar tetap penting agar cita rasa aslinya tidak hilang.

Kerak telor paling nikmat disantap hangat, ditemani sambal atau kecap sesuai selera. Tekstur renyah berpadu dengan lembutnya telur dan gurihnya kelapa menciptakan pengalaman makan yang sederhana namun memuaskan.

You Might Also Like

Resep Bubur Pedas Suku Sambas, Makanan Khas Pontianak

Resep Cemilan Ayam Lezat, Gurih, dan Mudah Dibuat di Rumah

🍊Jeruk Nipis Hitam: Rahasia Bumbu Kuliner Timur Tengah yang Bikin Menggoda

Resep Kapurung: Awas Ketagihan Si ‘Bubur Ajaib’ yang Bikin Kamu Lupa Diet!

12 Makanan Terbuat dari Tepung Ketan dan Tips Membuatnya

TAGGED:budaya Betawijajanan Jakartakerak telor Betawikuliner tradisionalresep rumahan
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article ramen Kuliner Ramen Jepang: Perpaduan Rasa, Tradisi, dan Inovasi

Recent Posts

  • Kerak Telor Betawi, Jajanan Tradisi yang Bertahan Zaman
  • Kuliner Ramen Jepang: Perpaduan Rasa, Tradisi, dan Inovasi
  • 10 Kota Terbaik untuk Kulineran Bersama
  • Tren Kuliner Tahun 2026, Inilah Prediksi Menunya
  • Condé Nast Traveller Merilis 5 Destinasi Kuliner Menarik di Dunia
  • What’s Included in Bali Monthly Villa Rentals
  • 5 Alasan Utama Mengapa ASUS Zenbook A14 UX3407QA Patut Masuk Daftar Ultrabook Terbaik Tahun Ini

Web Syndication

  • DestinasiIndonesia.com
  • PromoUKM.com
  • SeputarHalal.com
  • InilahKita.com
  • CaraSehat.net
  • IndonesiaSentris.com
  • BeasiswaKampus.com

Artikel Lain

resep bubur manado (1)
Resep

Bubur Manado, Sajian Resep Tinutuan dari Sulawesi Utara

Furqan Furqan 14/12/2024
Situs TasteAtlas Rilis 5 Restoran Legendaris Terenak di Indonesia.
Cari Makan

Situs TasteAtlas Rilis 5 Restoran Legendaris Terenak di Indonesia. Mana Aja?

Fathurroji Fathurroji 15/11/2024

Logo Website Cara Makan

CARAMAKAN.com mengulas seputar makanan, tempat kuliner, khas daerah. Kami menerima artikel resep atau review kuliner. Kirim ke
08129 717 6001 atau caramakan2024@gmail.com.

 

Categories

  • Cara Makan
  • Cari Makan
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Khas Nusantara
  • Mancanegara
  • News
  • Resep
  • Tips
  • Wisata

Jasa Publikasi

Promo UKM | Wisata Indonesia | Inilah Kita | Beasiswa Kampus | Indonesia Sentris | Seputar Rumah | Seputar Keamanan | Kota Surabaya | Info Nasional | Info Perkotaan | Ini Bekasi | Suara Muslim | Seputar Masjid | Seputar Halal | Seputar Pesantren | Seputar Kuliner | Seputar Kesehatan

Tentang Cara Makan

Author
About
Kontak
Disclaimer
Term & Condition
Pedoman Siber

Info Dunia Kuliner Info Dunia Kuliner
Follow US
©2024 Cara Makan
Logo Website Cara Makan
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?