Caramakan.com – Aroma cokelat yang keluar dari dapur saat brownies sedang dikukus memang sulit ditolak. Teksturnya yang lembut, rasa cokelat yang pekat, dan bagian dalam yang lembap membuat brownies kukus menjadi salah satu camilan yang cocok dinikmati kapan saja. Menariknya, membuat brownies kukus di rumah tidak sesulit yang dibayangkan.
Dengan bahan yang cukup sederhana, brownies bisa dibuat tanpa oven. Kuncinya terletak pada proses mengocok adonan, mencampurkan bahan dengan perlahan, hingga menjaga suhu kukusan tetap stabil. Jika setiap tahap dilakukan dengan tepat, brownies dapat mengembang dengan baik dan terhindar dari tekstur bantat.
Awali dengan Cokelat yang Meleleh Sempurna
Siapkan 150 g cokelat batang atau dark cooking chocolate dan 100 g mentega atau margarin. Potong cokelat menjadi bagian kecil agar lebih cepat meleleh, kemudian masukkan ke wadah tahan panas bersama mentega.
Lelehkan dengan metode tim di atas panci berisi air panas. Pastikan air tidak masuk ke dalam wadah cokelat karena dapat mengubah teksturnya. Aduk perlahan hingga cokelat dan mentega benar-benar menyatu, kemudian angkat dan biarkan sampai hangat.
Jika ingin tekstur brownies lebih lembap, 50–60 ml minyak goreng atau susu cair dapat ditambahkan nantinya ke dalam adonan.
Kocok Telur hingga Mengembang
Bagian berikutnya menjadi salah satu penentu tekstur brownies. Masukkan 3 butir telur, 150 g gula pasir, 1 sdt emulsifier seperti SP, TBM, atau Ovalet, serta ¼ sdt garam ke dalam mangkuk.
Kocok menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi selama sekitar 7–10 menit. Adonan harus berubah menjadi putih, kental, dan berjejak. Proses ini membantu menghasilkan tekstur brownies yang lebih lembut dan tidak mudah bantat.
Jika tidak terlalu menyukai rasa manis, gula pasir dapat dikurangi menjadi 120 g tanpa menghilangkan karakter cokelat pada brownies.
Campurkan Bahan Kering Perlahan
Setelah adonan telur mengembang, siapkan bahan kering berupa 100 g tepung terigu protein sedang, 30 g cokelat bubuk, ½ sdt baking powder, dan 1 sdt vanili bubuk jika digunakan.
Ayak semua bahan tersebut agar tidak menggumpal. Masukkan setengah bagian bahan kering ke dalam adonan telur, kemudian aduk perlahan menggunakan spatula. Setelah tercampur, masukkan sisa bahan kering dan kembali aduk hingga rata.
Hindari mengaduk terlalu keras karena dapat membuat udara dalam adonan berkurang dan berpengaruh pada hasil akhir brownies.
Masukkan Cokelat dan Siapkan Kukusan
Tuangkan lelehan cokelat dan mentega yang sudah hangat ke dalam adonan. Jika menggunakan minyak goreng atau susu cair, masukkan pada tahap yang sama. Aduk balik secara perlahan sampai seluruh bahan tercampur homogen dan tidak ada gumpalan.
Siapkan loyang berukuran 20–22 cm. Olesi dengan mentega lalu lapisi bagian dasarnya menggunakan kertas roti. Sementara itu, panaskan panci kukusan hingga air benar-benar mendidih.
Sebelum memasukkan loyang, bungkus tutup kukusan menggunakan serbet bersih. Cara ini membantu mencegah air dari uap kukusan menetes langsung ke permukaan brownies.
Kukus hingga Matang dan Sajikan
Tuang adonan ke dalam loyang dan ratakan permukaannya. Kukus menggunakan api sedang selama sekitar 30–40 menit. Hindari terlalu sering membuka tutup kukusan karena perubahan suhu dapat membuat brownies kempes.
Untuk memastikan tingkat kematangannya, tusukkan lidi ke bagian tengah brownies. Jika lidi keluar bersih, brownies sudah matang dan bisa diangkat.
Setelah keluar dari kukusan, biarkan brownies tetap berada di dalam loyang selama 10–15 menit. Setelah cukup dingin, keluarkan dari loyang dan potong sesuai selera.
Brownies dapat langsung dinikmati atau diberi tambahan gula halus maupun cokelat serut sebagai pelengkap. Teksturnya yang lembut dengan rasa cokelat yang kuat membuat camilan ini cocok menemani waktu santai bersama keluarga.
Dengan memperhatikan suhu kukusan, waktu mengocok telur, dan cara mengaduk adonan, membuat brownies kukus lembut ternyata bisa dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Tidak perlu oven atau teknik yang rumit, cukup ikuti setiap tahap dengan teliti dan jangan terburu-buru.
