Baguette menjadi salah satu jenis roti khas Prancis yang terkenal di seluruh dunia. Bentuknya panjang dengan tekstur kulit luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut serta berongga. Aroma khas roti yang dipanggang hingga kecokelatan membuat baguette selalu menggoda untuk dinikmati kapan saja, baik sebagai menu sarapan, teman sup, hingga camilan sederhana bersama secangkir kopi.
Kini, membuat baguette tidak harus selalu membeli di toko roti atau bakery premium. Dengan bahan sederhana dan sedikit kesabaran, baguette sourdough rumahan juga bisa dibuat sendiri di dapur. Meski prosesnya membutuhkan waktu cukup panjang, hasil akhirnya benar-benar sepadan dengan usaha yang dilakukan.
Keunikan resep ini terletak pada penggunaan levain atau starter sourdough yang memberikan aroma khas fermentasi alami pada roti. Selain menghadirkan rasa yang lebih kompleks, metode sourdough juga membuat tekstur baguette menjadi lebih ringan dan memiliki rongga cantik di bagian dalamnya.
Proses pembuatan baguette sourdough memang memerlukan ketelitian, terutama dalam tahap fermentasi dan pembentukan adonan. Namun justru di situlah letak seni membuat roti artisan yang saat ini semakin populer di kalangan pecinta baking.
Resep ini menghasilkan tiga buah baguette dengan waktu pembuatan sekitar dua hari. Meski terdengar lama, sebagian besar waktu digunakan untuk proses fermentasi alami sehingga rasa roti menjadi lebih maksimal.
Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat baguette sourdough rumahan.
Bahan Levain
- 32 gram starter sourdough
- 32 gram air
- 32 gram tepung terigu
Bahan Autolyse
- 500 gram tepung terigu
- 310 gram air
Bahan Campuran Baguette
- 90 gram levain
- 25 gram air
- 10 gram garam
Cara Membuat
Tahap pertama dimulai dengan menyiapkan levain atau starter aktif. Campurkan starter sourdough, air, dan tepung terigu hingga rata. Diamkan beberapa saat hingga starter aktif dan berbuih sebagai tanda fermentasi berjalan baik.
Selanjutnya, masuk ke tahap autolyse yang menjadi salah satu kunci penting dalam pembuatan roti artisan. Campurkan tepung terigu dan air hingga seluruh bagian menyatu tanpa ada tepung yang masih kering.
“Campurkan seluruh bahan. Aduk sampai tidak ada bagian tepung yang kering. Tutup dan diamkan antara 30 menit sampai 1 jam”
Proses autolyse membantu gluten terbentuk secara alami sehingga tekstur roti nantinya menjadi lebih elastis dan ringan. Setelah didiamkan, tambahkan levain aktif, air tambahan, serta garam ke dalam adonan.
Tahap berikutnya adalah menguleni adonan. Proses ini bisa dilakukan menggunakan tangan maupun mixer hingga adonan mencapai kondisi setengah kalis dan permukaannya mulai terlihat halus.
“Uleni dengan tangan atau mixer sampai setengah kalis dan hampir mulus. Tempatkan di wadah yang diolesi minyak. Tutup dan diamkan sampai mengembang sekitar 50% (2-4 jam)”
Fermentasi menjadi bagian penting dalam proses pembuatan sourdough. Selama proses ini, adonan akan mengembang secara perlahan sambil menghasilkan aroma khas fermentasi alami yang menjadi ciri utama roti sourdough.
Setelah adonan mengembang, siapkan meja kerja yang sudah ditaburi sedikit tepung agar adonan tidak lengket. Bagi adonan menjadi dua bagian lalu bulatkan dengan lembut.
“Di meja yang ditaburi tepung, bagi adonan jadi dua dan bulatkan. Istirahatkan 15-40 menit”
Tahap resting atau istirahat ini membantu gluten rileks sehingga adonan lebih mudah dibentuk menjadi baguette. Setelah cukup istirahat, masing-masing adonan mulai dibentuk memanjang khas baguette dengan ukuran sekitar 35 sentimeter.
“Bentuk tiap bulatan menjadi baguette ukuran 35cm. Taruh di loyang yang dilapisi kertas roti. Simpan di dalam oven yang dimatikan sampai ringan dan sedikit mengembang (1-2 jam).”
Pada tahap ini, adonan akan mengalami fermentasi akhir sebelum dipanggang. Baguette yang mengembang dengan baik biasanya terasa ringan dan permukaannya tampak sedikit mengembang lembut.
Sambil menunggu adonan siap dipanggang, oven perlu dipanaskan dengan suhu tinggi agar menghasilkan kulit roti yang renyah sempurna. Teknik uap juga menjadi rahasia penting dalam membuat baguette ala bakery.
“Keluarkan baguette dan angin-anginkan sambil memanaskan oven. Taruh wajan tahan panas atau loyang di rak bawah dan baking stone atau loyang yang dibalik di rak atas. Panaskan oven suhu 245C.”
Sebelum dipanggang, bagian atas baguette perlu diberi goresan menggunakan pisau tajam atau silet khusus roti. Goresan ini membantu adonan mengembang dengan cantik selama proses pemanggangan.
“Dengan pisau tajam atau silet, buat 3 atau 4 goresan diagonal sedalam kurleb 3/4cm di permukaan baguette. Taruh di atas loyang di rak atas. Tuang 500 ml air mendidih di wajan di rak bawah.”
Uap panas dari air mendidih akan membantu menciptakan kulit baguette yang tipis, renyah, dan berwarna cokelat keemasan. Teknik ini menjadi salah satu ciri khas pembuatan roti artisan ala Prancis.
Proses pemanggangan dilakukan dalam dua tahap agar warna dan tekstur baguette matang sempurna.
“Panggang selama 15 menit. Putar loyang dan ambil wajan dari oven. Teruskan pemanggangan selama 10-15 menit lagi atau sampai baguette kecoklatan”
Saat matang, baguette akan mengeluarkan aroma harum khas roti panggang yang sulit ditolak. Suara renyah pada kulit luar saat disentuh menjadi tanda bahwa baguette berhasil dipanggang dengan baik.
Baguette sourdough ini sangat nikmat disantap langsung dalam keadaan hangat. Teksturnya yang renyah di luar namun lembut di dalam membuat roti ini cocok dipadukan dengan mentega, selai, sup, maupun aneka isian sandwich.
Selain rasanya yang lezat, membuat baguette sendiri di rumah juga memberikan kepuasan tersendiri bagi pecinta baking. Setiap proses mulai dari fermentasi hingga pemanggangan menghadirkan pengalaman menarik yang membuat hasil akhir terasa lebih spesial.
Meski membutuhkan waktu dan kesabaran, hasil baguette sourdough rumahan ini benar-benar sebanding dengan prosesnya. Aroma khas fermentasi alami, tekstur ringan, dan kulit roti yang renyah membuat siapa saja ingin mencicipinya lagi dan lagi.
Bagi yang ingin mencoba membuat roti artisan sendiri di rumah, resep baguette sourdough ini bisa menjadi pilihan menarik untuk memulai petualangan baking dengan cita rasa ala bakery premium.
